Profil Prodi Sastra Indonesia

Deskripsi Singkat

Prodi Sastra Indonesia Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya bertujuan menghasilkan sarjana pada bidang bahasa dan sastra Islam Indonesia yang unggul dan kompetitif bertaraf internasional. Tujuan tersebut diimplementasikan dengan mengintegrasikan keilmuan bahasa, sastra, dan  budaya yang bernuansa Islam.

Visi Program Studi

Visi Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya menjadi program studi unggul dan kompetitif dalam kajian Bahasa dan Sastra Indonesia bertaraf internasional.

Misi Program Studi

  1. Menyelenggarakan pengajaran bahasa dan sastra yang menghasilkan lulusan berakhlak mulia, berpikir kritis, inovatif, serta berwawasan kebangsaan yang kuat.
  2. Melakukan penelitian-penelitan Bahasa dan Sastra Islam Indonesia serta memublikasikan secara nasional maupun internasional.
  3. Melaksanakan dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak (stakeholder) pada bidang Bahasa dan Sastra.

Tujuan Program Studi

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan pemahaman yang berkualitas pada bidang bahasa dan sastra.
  2. Menghasilkan lulusan yang berbudi luhur, berkarakter nasionalis, berwawasan luas, berpikir kritis, inovatif, berkepedulian terhadap pembinaan bahasa dan sastra.
  3. Menghasilkan lulusan yang terampil melakukan penelitian dan pengembangan pada bidang bahasa dan sastra.

Profil Lulusan

Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel akan menghasilkan lulusan dengan profil sebagai berikut:

1.    Analis Kesastraan Indonesia

Prodi sastra Indonesia akan menghasilkan mahasiswa yang mampu mengapresiasi, mengkritik, mencipta, dan meneliti karya sastra Indonesia maupun dunia dengan memiliki kecerdasan pikir,  kehalusan rasa, kecerdasan cipta, kesantunan tutur, dan keluwesan tindak  dengan berpegang teguh pada nilai-nilai agama, sehingga memiliki nilai kompetitif yang unggul.

2.   Analis Bahasa Indonesia

Prodi Sastra Indonesia menghasilkan lulusan yang mampu menguasai Bahasa Indonesia yang akan memenuhi kebutuhan balai Bahasa di seluruh provinsi di Indonesia dan luar negeri. Selain itu lulusan Sastra Indonesia juga akan berpeluang di berbagai media, baik cetak maupun elektronik.

3.   Konsultan Bahasa Indonesia

Untuk menyongsong MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN dan era globalisasi
dibutuhkan peran ahli bahasa yang tidak hanya menguasai bahasa-bahasa asing seperti bahasa Inggris, China, Jepang, Korea dan lain-lain, namun juga dibutuhkan peran ahli bahasa Bahasa dan Sastra Indonesia secara profesional untuk menjadi konsultan bagi penutur asing dengan program BIPA (Bahasa Indonesia Penutur Asing), baik di Indonesia maupun di luar negeri.