Menantang Era 4.0 melalui Public Speaking

Sejak Kamis pagi pada tanggal 28 November 2019 keriuhan sudah tampak di Gedung Self Access Center lantai 3 UIN Sunan Ampel Surabaya. Hari itu Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora memunyai kegiatan bernama Workshop on Public Speaking dengan tema Challenging the 4.0 Era.

Public speaking sendiri dapat diartikan sebagai proses penyampaian informasi kepada masyarakat. Kegiatan ini biasanya dilakukan di hadapan khalayak dalam jumlah yang banyak. Mengetahui cara berkomunikasi dengan khalayak akan meningkatkan kemampuan komunikasi verbal maupun nonverbal dan juga akan menajamkan kemampuan berpikir kritis.

Berdasarkan hal tersebut, Workshop on Public Speaking ini amatlah penting untuk diselenggarakan mengingat kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbicara di hadapan umum. Workshop ini terutama ditujukan untuk mahasiswa di tahun pertama agar mereka dapat memunyai fondasi yang bagus dalam berbicara.

Sementara itu, melalui kegiatan workshop ini, motivasi mahasiswa Prodi Sastra Inggris ditumbuhkan dan dikuatkan sehingga mereka bisa percaya diri dalam berbicara di depan umum (public speaking). Dengan diadakannya acara workshop ini, para mahasiswa dapat terbuka wawasannya sebab narasumber menjelaskan secara detail teknik public speaking yang baik dan benar. Secara spesifik kegiatan ini memberikan wawasan kepada mahasiswa Prodi Sastra Inggris tentang teknik public speaking dalam hal berbicara mengenai sastra di hadapan publik serta menyampaikan argumen secara lisan dalam sebuah presentasi.

Acara tersebut dimulai sejak pukul 07:30 WIB hingga pukul 14:30 WIB yang dibuka secara resmi oleh Bapak Dr. H. Mohammad Kurjum, M.Ag. dan Bapak Dr. H. Nasaruddin, M.Ed. sebagai pembaca doa. Ibu Dr. Wahju Kusumajanti, M.Hum. sebagai Kepala Prodi Sastra Inggris pun menyambut tamu kehormatan sekaligus narasumber pada acara tersebut yaitu Ibu Evi Eliyanah, M.A., Ph.D. dari Prodi Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Sastra Unversitas Negeri Malang dan Bapak Hasbi Assiddiqi, S.S., M.A. dari Prodi Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Acara tersebut terbagi menjadi dua materi utama. Ibu Evi menjadi narasumber pada Materi 1 tentang Speaking about Literature in Public yang dimoderatori oleh Bapak Dr. A. Dzo’ul Milal, M.Pd.. Pada Materi 2 giliran Bapak Hasbi yang berbicara tentang Digital Narrative: Challenges for English Program yang dimoderatori oleh Bapak Suhandoko, M.Pd.

Narasumber pertama membahas tentang bagaimana cara berbicara tentang sastra di hadapan publik. Kendala yang sering dihadapi oleh mahasiswa adalah ketika berbicara mengenai sastra mereka berpikir hal tersebut bukanlah sesuatu yang membanggakan. Oleh karena itu, pola pikir harus diubah karena sastra memungkinkan kita mengetahui banyak hal hanya dengan membaca.

Narasumber kedua menyampaikan materi tentang tantangan Prodi Sastra Inggris di era digital narrative. Di masa digital ini banyak yang sudah tidak lagi tertarik membaca buku cetak. Para pembaca lebih suka membaca karya yang diunduh melalui gawai dan akses internet sehingga kemudian muncul istilah digital literature atau sastra digital. Genre sastra ini meliputi subgenre seperti hypertext fiction, interactive movie, flash fiction, Wattpad, Webtoon, dan sajak sajak.

Acara yang dihadiri lebih dari 100 mahasiswa Semester 1 yang juga memprogram mata kuliah Speaking tersebut berjalan lancar dan menyenangkan dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Antusiasme para peserta yang aktif mengikuti acara ini sejak awal hingga akhir dapat dilihat melalui keseriusan mereka dalam mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Oleh karena itu, Bapak Abu Fanani, M.Pd. selaku ketua panitia pada acara tersebut patut bangga lantaran acara itu sukses digelar.