HMJ SPI Gelar Talkshow dan Temu Alumni untuk menyongsong Dies Natalis SPI ke 49

Talkshow dan temu alumni program pendidikan SPI UIN Sunan Ampel Surabaya periode 1975-2019.

Himpunan Mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam (HMJ SPI) telah mengadakan serangkaian acara guna memeriahkan Dies Natalis SPI ke-49 tahun. Salah satunya tablets on the basis of sildenafil a powerful tool against sexual impotence adalah acara Talkshow dan temu alumni program pendidikan SPI UIN Sunan Ampel Surabaya periode 1975-2019. Yang diadakan di auditorium pada pagi hari (24/11).

Acara ini diisi oleh narasumber dari Prof. Dr. Abd. A’la, M.Ag dan Abdurrahman, M.Hum, sekaligus beberapa panelis dari mahasiswa semester 3 dan 5. Acara ini juga dihadiri oleh hampir seluruh mahasiswa SPI dan beberapa civitas akademik Fakultas Adab dan Humaniora. Talkshow kali ini mengusung tema Sejarah Islam Kontemporer Indonesia Lahirkan karya banggakan Indoenesia yang sesuai dengan era milenial saat ini. Saat ini lulusan sejarah bisa menggunakan lintasan ilmu lain guna melahirkan karya.

Tanggapan serta respon positif terhadap acara ini juga diberikan oleh mahasiswa bahkan semua kalangan civitas akademik. Karena acara ini memberikan manfaat bagi para mahasiswa. Dalam acara ini digunakan sebagai ajang untuk mengemukakan pendapat dari semua kalangan tanpa adanya sekat. “Acara ini juga sebgai sarana untuk silaturahmi sekaligus diskusi antar alumni dan para mahasiswa” Ujar Sholika, selaku penanggung jawab acara.

Acara talkshow serta temu alumni kedepannya tetap dilaksanakan namun dengan konsep-konsep yang baru. “seperti panitia membuatkan stand untuk alumni-alumni yang sudah berkarya atau mengabdi di masyarakat karena dengan hal itu maka para mahasiswa akan termotivasi serta bangga dengan prodi SPI sendiri.” Ungkap Abdurrohman, selaku narasumber Talkshow. Selain itu untuk tema yang diusung juga lebih diperdalam lagi. “Untuk selanjutnya saya berharap acara ini tetap berjalan dengan tema yang lebih mendalam dan menjurus guna memudahkan mahasiswa untuk mengikuti diskusi agar tetap sesuai dengan tema.” Pungkas Erik, selaku panelis dalam talkshow.

Sumber: http://www.lpmqimah.com/